atribusi defensif
defensive attribution
Ringkasan Singkat
Bias kognitif dalam menghubungkan penyebab suatu peristiwa untuk meminimalkan ancaman terhadap diri sendiri.
Atribusi defensif adalah bias atau kesalahan dalam mengaitkan penyebab suatu peristiwa sedemikian rupa sehingga persepsi ancaman terhadap diri sendiri dapat diminimalkan. Mekanisme ini berfungsi untuk menjaga harga diri dan rasa aman individu dari kenyataan yang tidak menyenangkan atau menakutkan.
Sebagai contoh, seseorang mungkin menyalahkan kecelakaan mobil pada kesalahan pengemudi lain karena atribusi ini mengurangi persepsi bahwa mereka sendiri juga bisa bertanggung jawab atas kecelakaan serupa di masa depan. Dengan cara ini, individu merasa lebih memiliki kendali atas nasib mereka sendiri dan merasa terlindungi dari kemungkinan kejadian buruk.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Shaver, K. G. (1970). Defensive attribution: Effects of severity and relevance on the responsibility assigned for an accident.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.